Overthinking - Pengertian, Gejala dan 6 Pencegahannya

Overthinking

Pengertian Overthinking

Overthinking adalah keadaan ketika seseorang terlalu banyak berpikir tentang suatu masalah atau situasi, sehingga membuatnya sulit untuk berhenti memikirkan masalah tersebut dan sangat membebani pikirannya. 

Overthinking bisa menyebabkan stres, kecemasan, dan kesulitan dalam mengambil keputusan. Sebab itu penting bagi seseorang untuk dapat mengenal kondisinya, dan belajar untuk mengatasi overthinking melalui teknik meditasi, berbicara dengan orang lain dan juga meluangkan waktu untuk bersantai dan merilekskan pikiran.

Gejala Overthinking

Beberapa gejala overthinking yang umum dialami oleh seseorang antara lain:
  • Sering merasa khawatir dan cemas tentang masa depan atau kejadian di masa lalu
  • Terjebak dalam lingkaran pikiran yang tidak produktif atau relevan dengan masalah yang ingin dipecahkan
  • Sulit membuat keputusan karena terlalu banyak memikirkan untuk memilih opsi yang tepat
  • Sulit tidur karena pikirannya terus "menggelinding" tentang masalah yang dihadapi
  • Merasa lelah atau stres secara kronis karena pikirannya terus dipenuhi oleh kekhawatiran tentang masalah atau situasi yang berat
  • Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi pada tugas-tugas dan aktivitas sehari-hari karena pikirannya terus dilekatkan pada masalah. Jika gejalanya berkepanjangan dan mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk mencari bantuan dari dokter atau terapis untuk mengatasi overthinking.

Pencegahan Overthinking

Berikut adalah 6 cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi overthinking:
  1. Cobalah untuk merubah pola pikir negatif menjadi positif, yakni dengan mengganti pikiran yang meresahkan dengan gagasan yang lebih baik.
  2. Sambutan perasaan dan emosi Anda, tapi jangan biarkan mereka menguasai diri Anda. Sebaliknya, cobalah untuk berdamai dengan mereka dan mencari cara yang adaptif untuk mengekspresikan mereka.
  3. Olahraga dan meditasi secara rutin dapat membantu Anda untuk meredakan kecemasan dan stres, dan mengurangi overthinking.
  4. Mengalokasikan waktu khusus untuk memikirkan masalah atau situasi yang sedang dihadapi dapat membantu agar tidak terjerembab dalam pikiran yang tidak produktif di waktu yang lain.
  5. Berbicara dengan orang lain, keluarga atau terapis dapat membantu Anda memperoleh sudut pandang baru atas masalah yang dihadapi serta dapat membantu mengatasi overthinking.
  6. Libatkan diri dalam aktivitas yang positif seperti membaca buku, mengambil kelas baru, atau bekerja pada proyek-proyek dari selera Anda.

Dengan menerapkan beragam cara di atas akan membantu mengurangi overthinking, serta memberi dampak positif pada kesehatan mental dan fisik.

Sumber

Trenton, Nick.2021.Stop Overthinking: 23 Techniques to Relieve Stress, Stop Negative Spirals, Declutter Your Mind, and Focus on the Present

Fillamenta
Saya adalah seorang Penulis, Musik Terapis, Music Arranger dan Pemain Violin. Mengajar Kursus violin secara daring atau online dan meng-aransemen beberapa orkestra, bigband dan band. Bersama tim saya juga aktif meneliti yang berhubungan dengan musik dan psikologi

Related Posts

Posting Komentar